Apa saja jenis spare part AC dan fungsinya? Mesin AC terdiri dari beberapa komponen yang mendukung perannya satu sama lain.
Dengan rangkaian komponen tersebut Anda bisa merasakan udara yang sejuk di rumah. Tentunya mengetahui komponen ataupun spare part AC sangat penting.
Karena dengan memahami hal ini dengan baik Anda bisa mengetahui peran setiap komponen tersebut. Selain itu jika terjadi masalah atau kerusakan Anda bisa segera tahu sparepart apa yang harus segera diganti.
Beberapa Spare Part AC Beserta Fungsinya
Secara umum komponen AC ini terdiri dari 4 bagian yaitu komponen utama, pendukung, kelistrikan dan terakhir pendingin. Setiap toko spare part AC menyediakan bagian tersebut sehingga Anda bisa mencari komponen yang tepat.
Walaupun demikian, setiap merek AC memiliki komponennya sendiri. Oleh karena itu, pastikan Anda mencari spare part dari merek yang sama. Adapun bagian komponen tersebut antara lain.
Komponen Utama
Komponen utama pada AC terdiri dari 4 hal, yaitu:
-
Kompresor
Suku cadang ini memiliki fungsi yang sangat penting, karena menjadi sentral sirkulasi bahan pendingin ke semua bagian AC.
Dengan bantuan kompresor AC bisa membuat dua area dengan tekanan tinggi dan rendah. Jadi perpindahan kalor yang membuat udara di ruangan menjadi dingin mungkin terjadi.
-
Kondensor
Komponen ini memiliki fungsi yang sederhana namun vital karena tanpa kondensor, maka perubahan kalor pada mesin AC tidak akan terjadi.
Kondensor akan mengubah freon yang berbentuk menjadi cair, dan hal ini yang dapat membuat suhu udara menjadi sejuk atau dingin.
-
Evaporator
Keberadaan evaporator adalah untuk menyerap udara dengan suhu lebih tinggi dalam ruangan ber-AC.
Selain itu freon yang mengalir dari pipa kapiler akan berubah kembali ke bentuk gas sehingga terjadi sirkulasi penggunaan freon pada AC.
Melalui bantuan komponen ini Anda bisa membuat sirkulasi udara dalam ruangan menjadi terjaga dengan baik. Hal ini dapat terjadi melalui fitur blower indoor pada AC.
-
Pipa Kapiler
Pipa ini juga memegang peranan yang tidak kalah penting. Karena pipa ini menjadi penghubung dua area yang memiliki tekanan berbeda tersebut.
Kemudian pipa kapiler ini dapat mengubah tekanan freon sehingga udara yang ada bisa menjadi dingin.
Fungsi lain komponen ini adalah mengatur aliran freon yang mengarah ke evaporator. Jika pipa ini rusak maka akan terjadi kebocoran freon yang bisa membahayakan manusia.
Komponen Pendukung
Selain bagian utama, terdapat beberapa nama spare part AC yang mendukung peran komponen utama tersebut, yaitu:
-
Kipas
Sesuai dengan namanya kipas ini berperan untuk mengatur sirkulasi udara. Sehingga membuat udara dalam ruangan menjadi bersih dan sejuk.
-
Accumulator
Komponen ini berfungsi sebagai penampungan freon cair dengan temperatur rendah.
Nantinya pada accumulator menampung oli pelumas yang berasal dari evaporator sehingga peran komponen tersebut dapat terjaga dengan baik.
-
Strainer
Spare part ini berguna untuk menyaring berbagai kotoran yang masuk ke dalam sistem AC.
-
Pelumas Kompresor
Pelumas ini berguna untuk mengurangi bagian kompresor yang bergesekan ketika digunakan.
Jadi bagian internal kompresor tidak mudah aus. Kemudian pelumas ini juga berperan sebagai pendingin sehingga kompresor tidak mudah overheat.
Komponen Kelistrikan
Bagian kelistrikan juga penting bagi alat ini. Pada berbagai toko spare part AC terdekat biasanya menyediakan komponen tersebut.
Fungsi utama komponen ini adalah mengatur arus listrik sehingga AC dapat beroperasi dengan maksimal.
Adapun, komponen tersebut antara lain; Kapasitor, Overload, Thermistor, Kendali PCB dan lainnya.
Komponen Pendingin
Komponen ini biasanya berupa freon yang banyak ditemukan pada berbagai mesin AC. Senyawa kimia ini mudah berubah dari gas ke cair dan sebaliknya.
Freon ini sangat baik dalam menyerap panas pada suatu ruangan. Akibatnya ruangan yang terpasang AC akan terasa lebih sejuk atau dingin.
Tapi senyawa ini dapat habis ketika terjadinya kebocoran pada pipa kapiler. Biasanya kebocoran diakibatkan kurangnya maintenance dan korosi.
Jadi pastikan Anda melakukan service berkala agar jumlahnya terjaga sepanjang waktu. Spare part AC sebenarnya cukup banyak, dengan memahami 4 bagian di atas Anda dapat mengetahui komponen apa saja yang penting pada AC.
Komponen yang Paling Sering Rusak dan Gejalanya
Dari sekian banyak komponen di atas, hanya beberapa yang benar-benar sering bermasalah. Mengenali gejalanya menghemat biaya pemanggilan teknisi.
Filter kotor. Gejalanya angin melemah dan ruangan lama dinginnya, dan ini penyebab paling sering sekaligus paling murah diperbaiki.
Freon berkurang. AC menyala dan kipas berputar, tetapi udaranya tidak dingin, sering disertai bunga es pada pipa. Freon tidak habis dengan sendirinya, jadi berkurangnya freon selalu berarti ada kebocoran yang harus dicari, bukan sekadar diisi ulang.
Kapasitor lemah. Unit luar berdengung tetapi kompresor tidak mau menyala, atau menyala lalu mati lagi dalam hitungan detik.
Kompresor. Ini yang paling mahal. Gejalanya bunyi kasar dari unit luar, atau unit yang mati total setelah bekerja beberapa menit. Rinciannya ada di penyebab kompresor AC rusak.
Mana yang Boleh Ditangani Sendiri
Ada batas yang jelas, dan melewatinya berbahaya sekaligus mahal.
Yang boleh dikerjakan sendiri hanya dua: membersihkan filter unit dalam, dan membersihkan sirip unit luar dari debu dan daun. Keduanya tidak menuntut membuka sistem tertutup mesinnya.
Selebihnya milik teknisi. Pengisian freon menuntut alat ukur tekanan dan pemahaman jenis freon yang dipakai unit Anda, karena mencampur jenis yang berbeda merusak sistem. Penggantian kapasitor menyangkut listrik bertegangan yang masih menyimpan muatan meski unit sudah dimatikan. Penggantian kompresor jelas bukan pekerjaan rumahan.
Jadwal perawatan yang wajar: bersihkan filter tiap dua minggu sampai sebulan, dan panggil teknisi untuk cuci menyeluruh setiap tiga sampai enam bulan tergantung seberapa berdebu lingkungan Anda.
Kesimpulan
Komponen AC terbagi tiga kelompok: yang mengalirkan panas seperti kompresor, kondensor, dan evaporator; yang mendukung seperti kipas dan penyaring; serta yang mengatur seperti komponen kelistrikan.
Untuk pemilik rumah, intinya lebih sederhana. Sebagian besar keluhan AC tidak dingin berujung pada filter kotor atau freon bocor, dan keduanya bisa dibedakan sendiri dari gejalanya.
Rawat yang gratis lebih dulu. Filter yang dibersihkan rutin memperpanjang umur kompresor, karena kompresor bekerja lebih ringan saat aliran udaranya lancar.
Maka jika terjadi masalah dan kerusakan Anda bisa mencari spare part yang sesuai dengan mudah. Itulah penjelasan singkat dari Makin Tahu mengenai berbagai macam spare part AC dan fungsinya.
