Sejarah Aplikasi TikTok Yang Makin Terkenal

Ditulis oleh Gereggi SeptinoDipublikasikan Diperbarui 7 menit bacaKategori Bisnis
Sejarah Aplikasi TikTok Yang Makin Terkenal

Bagaimana sejarah awal aplikasi TikTok? Siapa sih yang tidak mengenal Tiktok, platform untuk menonton video yang populer ini?

Seiring berkembangnya teknologi, berbagai aplikasi pemutar video salah satunya Tiktok semakin diminati oleh banyak orang.

Iklan

Bahkan platform ini dianggap memiliki popularitas yang selevel dengan Facebook. Anda mungkin tidak asing lagi dengan platform ini, tetapi apakah Anda mengetahui sejarah Tiktok?

Ada berbagai jenis konten video yang diunggah melalui aplikasi Tiktok misalnya video pendek menyanyi, menarik, challenge, story telling, dan lain sebagainya.

Aplikasi ini trending di Indonesia padahal sebenarnya berasal dari Cina. Dapat dikatakan bahwa Tiktok merupakan aplikasi jejaring sosial yang dibuat dengan konsep baru dengan menyajikan konten video pendek.

Sejarah Aplikasi Tiktok Dari Cina dan Amerika

Pada awalnya rintisan platform Tiktok pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 di Cina dan Amerika. Platform ini memiliki nama awal Musical.ly, hingga seiring berjalannya waktu menjadi semakin populer khususnya di kalangan remaja di kedua negara tersebut.

Iklan

Satu tahun kemudian, sejumlah jutaan orang mengunduh aplikasi ini karena popularitasnya semakin meningkat.

Aplikasi Tiktok ini seiring berjalannya waktu tidak hanya populer di Cina dan Amerika, ternyata aplikasi Musically ini mulai menyebar di berbagai negara di dunia.

Pada tahun 2016, sudah lebih dari 70 juta pengguna yang mengunduh aplikasi Musical.ly serta terdapat sekurang-kurangnya 10 juta konten video pendek yang diunggah setiap hari.

Kemudian munculah aplikasi lain yang serupa bernama Douyin. Inilah awal sejarah aplikasi TikTok yaitu Musical.ly dan Douyin akhirnya bekerja sama dan bergabung membentuk platform baru yang diberi nama Tiktok.

Iklan

Saat awal kemunculan Tiktok, sebenarnya belum terlalu populer di Indonesia. Namun memasuki pertengahan tahun 2018, popularitas Tiktok semakin meningkat dan melejit pesat seperti YouTube dan Facebook.

Bahkan saat ini pengguna aktif Tiktok jauh lebih banyak dibanding dengan Facebook dan YouTube. Hingga saat ini, sejumlah 154 negara telah menggunakan Tiktok dengan jumlah pengguna aktif setiap harinya lebih dari 800 juta orang.

Bahkan di India, terdapat sekurang-kurangnya 119 juta pengguna aktif dengan data pengunduhan sejumlah 277,6 juta kali. Sedangkan di negara Cina, sebanyak 400 juta orang yang secara rutin menggunakan aplikasi Tiktok.

Perkembangan dan sejarah Tiktok memang sangat pesat dan memberikan dampak yang besar. Sebagai aplikasi pemutar video pendek yang populer, Tiktok berhasil memperoleh penghasilan yang melejit pesat secara proporsional.

Iklan

Pada tahun 2018, tercatat bahwa penghasilan Tiktok per bulan yang dihitung dari pembelian dalam aplikasi seperti hadiah digital dan emoji yaitu sebesar US$ 3,5 juta.

Penghasilan Tiktok sebanyak 20% bersumber dari Amerika serikat, sementara sumber penghasilan utamanya dari Cina sebesar 69%. Sejarah Tiktok dan perkembangannya memang sangat fantastis karena hingga saat ini popularitasnya masih naik daun.

Perkembangan Aplikasi Tiktok di Indonesia

Tiktok merupakan aplikasi atau platform komunitas video global yang di support oleh musik di mana aplikasi ini dapat di unduh secara gratis melalui Google Play Store.

Anda dapat menemukan berbagai jenis video apapun melalui aplikasi ini. Tidak hanya menonton video, karena Anda juga dapat membuat konten yang imajinatif dan kreatif untuk mengekspresikan kreativitas diri sendiri.

Iklan

Namun demikian, sejarah Tiktok di Indonesia dan perkembangannya hingga saat ini tidak selalu berjalan mulus begitu saja.

Pasalnya, pada 3 Juli 2018, Kominfo melakukan pemblokiran terhadap aplikasi Tiktok karena dianggap memberikan dampak negatif bagi anak-anak.

Hal ini dilakukan atas dasar hasil pengawasan dan pemantauan dari tim AIS Kominfo, Kemen PPA, KPAI, dan masyarakat secara luas.

Ternyata keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh Kominfo menuai berbagai kontroversi juga dari masyarakat, terutama kalangan remaja.

Iklan

Hari berikutnya setelah dilakukan pemblokiran aplikasi Tiktok, ada perwakilan dari pihak Tiktok yang dengan sengaja menemui Kominfo supaya aplikasi Tiktok dapat aktif kembali di Indonesia.

Hanya saja dari pihak Tiktok harus memenuhi syarat dan ketentuan yang diberlakukan oleh Kominfo.

Adapun beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh pihak Tiktok dari Kominfo Indonesia yaitu sebagai berikut.

  • Segala jenis konten yang berada di aplikasi Tiktok harus bersih dari konten negatif.
  • Batas minimal usia untuk pengguna Tiktok di Indonesia yaitu 16 tahun, di mana batas minimal ini dinaikkan dari yang sebelumnya 12 tahun.
  • Tiktok wajib memiliki kantor perwakilan khusus di Indonesia supaya apabila terdapat pengaduan pemerintah dapat melakukan komunikasi lebih efektif dan efisien dengan pihak Tiktok.

Setelah melakukan serangkaian diskusi, akhirnya dari pihak Tiktok dan pihak Kominfo Indonesia sepakat untuk mengaktifkan kembali aplikasi Tiktok dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sejarah Tiktok tersebut memang tidak lepas dari banyak pro kontra di tanah air. Namun hingga saat ini aplikasi Tiktok tetap populer bahkan memiliki penggunaan aktif yang sangat banyak di Indonesia dari berbagai kalangan.

Alasan Tiktok Disukai Oleh Pengguna Media Sosial

Seperti yang telah diketahui bahwa saat ini ada banyak sekali aplikasi untuk menonton video, salah satu yang populer adalah YouTube. Namun ternyata popularitas Tiktok dapat menyaingi YouTube.

Tahukah Anda apa yang menyebabkan banyak orang menggemari aplikasi Tiktok? Berikut merupakan beberapa alasannya.

  • Dapat Menggali Kreativitas

Sebenarnya, platform Tiktok diciptakan untuk dapat mengeksplorasi kreativitas setiap penggunanya. Caranya yaitu dengan mengajak para pengguna untuk membuat video sekreatif mungkin yang dapat ditonton oleh banyak orang.

  • Durasi Video Yang Pendek

Alasan lainnya mengapa aplikasi Tiktok digemari oleh banyak orang yaitu karena menyajikan video dengan durasi yang pendek, dengan rentang waktu 15 detik sampai 3 menit.

Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa aplikasi Tiktok sangat menarik digunakan. Tidak heran juga jika sejarah Tiktok yang berasal dari Cina dan Amerika kemudian trending di Indonesia.

Mayoritas orang cenderung untuk menonton video pendek karena lebih menarik perhatian. Selain itu, video pendek dapat membuat pengguna langsung mengidentifikasi dengan mudah konten yang mereka pilih. Jadi apabila kurang menyukai suatu konten bisa langsung skip sehingga tidak membuang-buang waktu.

  • Menggunakan Teknologi AI Lab

Teknologi yang digunakan pada aplikasi Tiktok juga sangat canggih karena menerapkan teknologi AI Lab dari Jintri Toutiao. Dengan menggunakan teknologi ini maka terdapat body recognition, face recognition, dan 3D rendering yang disupport oleh pengenalan gambar dan mesin yang inovatif.

Selain itu juga terdapat dancing game, 3D coloring, AR sticker, 10 full screen sticker. Di Tiktok juga terdapat hashtag yang dapat disematkan di video yang diunggah. Dapat menggunakan hastag maka pengguna lainnya dapat menemukan video Anda dengan mudah sehingga bisa FYP.

Fitur Yang Tersedia Di TikTok

Sebenarnya TikTok memiliki banyak sekali fitur pendukung yang dapat membantu berbagai kalangan untuk membagikan video menarik.

Di aplikasi TikTok saat membuat sebuah video Anda dapat menambahkan musik, menggunakan filter, menambahkan berbagai stiker, merubah suara, filter untuk tampil selalu cantik, Caption otomatis, Live dan hapus komentar atau blokir pengguna secara massal.

Sebagai seorang pebisnis Anda juga bisa memasang iklan di TikTok (Ads Manager) dan mencari kreator yang tepat (Creator Marketplace). Anda juga dapat menganalisa Hashtags yang sedang popular di Indonesia khususnya.

Selain Hashtags ada juga juga data lagu terpopuler, Content Creators terpopuler dan video TikTok paling populer saat ini. Kanal analisa tersebut pastinya akan membantu para pebisnis dan Content Creators mencapai keberhasilan saat mengupload konten di TikTok.

Fitur TikTok lainnya adalah TikTok Shop yang mengubah sudut pandang dan fungsi TikTok saat itu. Anda sekarang dapat memasarkan produk secara Live Streaming atau video singkat.

TikTok Shop akan sangat membantu bidang penjualan khususnya bagi pemeran di dalamnya, yaitu penjual, kreator, mitra dan Affiliate. Bagi Anda yang ingin mencari penghasilan tambahan bisa menggunakan program afiliasi dari TikTok Shop.

Kesimpulan

Itulah sekilas penjelasan dari Makin Tahu mengenai sejarah aplikasi Tiktok sebagai salah satu produk bisnis digital terpopuler, mulai dari asal-usulnya hingga perkembangannya di Indonesia.

Sebagai masyarakat yang hidup di era modern dan dipenuhi dengan teknologi digital, alangkah baiknya untuk senantiasa melakukan hal-hal yang bijak terhadap perkembangan dan inovasi teknologi yang ada.

Cek juga sejarah Tokopedia sebagai media E-Commerce nomor satu di Indonesia. Dengan kehadiran aplikasi Tiktok, diharapkan Anda dapat meningkatkan kreativitas dengan menonton atau membuat konten video kreatif di aplikasi tersebut.

Gereggi Septino

Hi! Perkenalkan saya Gereggi, berprofesi sebagai SEO Specialist dan penulis untuk berbagai website dan salah satunya website Makin Tahu. Saya telah mengerjakan banyak artikel menarik dari berbagai kategori pembahasan. Semoga artikel di website ini mampu memberikan manfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk selalu support website ini dengan share artikel dan memberikan sumber link aktif!