Elemen Yang Harus Dicantumkan Pada Desain Infografis

Ditulis oleh Gereggi SeptinoDipublikasikan Diperbarui 5 menit bacaKategori Percetakan
Elemen Yang Harus Dicantumkan Pada Desain Infografis

Apakah Anda sedang ingin membuat desain infografis? Berikut pembahasan mengenai elemen yang harus ada di dalam desain infografis dan penting untuk ditampilkan. Infografis menjadi bagian penting dalam penyampaian data hingga mampu menampilkan pengertian hingga detail informasi lebih baik.

Sejak disajikan dalam beberapa jenis infografis, kini keperluan yang menggunakan semua sarana yang ada di dalam infografis ini selalu memberikan manfaat kepada target pembacanya.

Iklan

Akan tetapi, dari setiap tampilan infografis dibutuhkan elemen desain infografis yang semuanya mampu dihadirkan dengan tujuan melengkapi semua komponen data.

Teknik pembuatan infografis sekarang juga sudah bisa memanfaatkan akses software / aplikasi dengan lebih mudah dan cepat. Sehingga jika ada beberapa keperluan yang mendesak sekaligus bisa langsung dikerjakan.

Karena itulah pemilihan desain dan juga elemen-elemen di dalam infografis harus ditentukan berdasarkan kebutuhan. Secara teknisnya sebuah infografis ditampilkan lebih sempurna bahkan detailnya sangat penting untuk menjadi sebuah kebutuhan informasi paling tepat.

Elemen Desain Infografis Wajib Dicantumkan

Sekarang ada beberapa komponen utama yang terus disajikan sebagai modal penting dengan memakai elemen-elemen utama yang perlu dimasukkan ke infografis seperti pada ulasan berikut ini.

Iklan

Data Story

Pada komponen pertama dalam infografis ada data story yang menghadirkan informasi data berupa grafis dan juga angka-angka. Story berupa statistik dan juga informasi prolog dengan beberapa deskripsi sebagai pendukung informasi.

Prosedur dari pembuatan infografis ini lebih tepatnya dipakai untuk menghasilkan informasi lebih mudah dipahami. Deskripsi dan juga nilai statistik di sebuah infografis menjadi bagian dari data story.

Dari sinilah pembaca bisa mengetahui lebih detail seperti apa konsep tema dan juga judul yang digunakan untuk menyampaikan informasi.

Flow Dan Style

Tampilan infografis membutuhkan beberapa aspek elemen desain infografis, bahkan dari penggunaan flow dan style ini diandalkan untuk memberi tampilan lebih baik. Penyampaian informasi kepada semua pembaca bisa menggunakan bentuk flow dari atas ke bawah ataupun kiri ke kanan.

Iklan

Format vertikal yang digunakan sangat penting untuk mempermudah penyampaian informasi bahkan tidak sedikit pembaca memahami semua informasi dari tampilan flow dan style. Pembuatan infografis dengan elemen flow dan style ini banyak dimanfaatkan untuk beberapa akademisi.

Sehingga dari konsep yang mirip seperti piramida ini akan terus berkembang, bahkan banyak kalangan terus mengandalkan sarana-sarana utama berupa software guna menghasilkan metode tepat untuk mendapat serangkaian informasi paling kredibel.

Kemas Dalam Bentuk Hierarki

Berikutnya ada elemen desain infografis yang berisi tentang komponen kemas dalam bentuk hierarki. Pada umumnya infografis sering menyajikan data berupa grafis ataupun angka.

Nilai statistik tertentu bisa langsung disajikan dengan pendampingan narasi atau deskripsi. Oleh sebab itu pada proses pembuatan infografis harus ada tambahan narasi dan cerita sebagai penyampaian prolog kepada pembaca.

Iklan

Setiap elemen desain infografis menyediakan beragam standar-standar paling tepat. Bahkan ada grafis yang juga lebih mudah dimengerti semua pembaca.

Grafis data setelah judul sangat berguna, sehingga dari prosedur pembuatan infografisnya sangat mudah diakses dan dibuat. Namun, dari pembuatan narasi tidak perlu panjang-panjang karena membuat pembaca kurang nyaman dan terasa malas membacanya.

Jarak Spasi

Seperti halnya membuat sebuah dokumen dari media software, bahwa jarak spasi sangat diperlukan. Tidak berbeda jauh karena dari pembuatan infografis juga membutuhkan jarak spasi.

Sajian informasi secara menyeluruh harus menyertakan pengaturan jarak spasi dan juga penggunaan teks lebih mudah dipahami. Karena itulah banyaknya teks justru membuat informasi terkesan tidak cukup mudah dipahami.

Warna dan Huruf, Dua Aturan yang Paling Sering Dilanggar

Setelah data, alur, hierarki, dan jarak beres, dua hal ini yang menentukan infografis terbaca atau tidak.

Batasi jumlah warna. Tiga sampai empat warna sudah cukup untuk hampir semua infografis: satu warna utama, satu penegas, dan satu atau dua warna netral. Warna yang terlalu banyak membuat pembaca tidak tahu bagian mana yang penting. Perhatikan juga bahwa warna di layar dan di cetakan berbeda, jadi tentukan dulu medianya sebelum memilih palet. Penjelasannya ada di perbedaan CMYK dan RGB.

Batasi jumlah huruf. Dua jenis huruf sudah cukup, satu untuk judul dan satu untuk isi. Perbedaan tingkat lebih baik dibuat lewat ukuran dan ketebalan, bukan dengan menambah jenis huruf baru.

Satu hal yang sering terlupa: infografis banyak dibaca di layar ponsel. Angka setinggi 10 piksel yang terlihat jelas di monitor bisa hilang sama sekali di layar kecil. Uji rancangan Anda di ponsel sebelum menyebarkannya.

Kesalahan yang Membuat Infografis Sulit Dibaca

Empat hal ini muncul berulang kali dan semuanya bisa dihindari.

Menjejalkan terlalu banyak data ke satu gambar, padahal satu infografis sebaiknya menjawab satu pertanyaan saja. Kalau datanya menjawab tiga pertanyaan berbeda, buat tiga gambar.

Memakai diagram lingkaran untuk terlalu banyak bagian. Di atas lima potong mata sulit membandingkan luasnya, dan diagram batang jauh lebih jujur untuk kasus seperti itu.

Memotong sumbu nilai supaya selisihnya terlihat dramatis, yang membuat data terlihat meyakinkan tetapi menyesatkan pembaca.

Tidak mencantumkan sumber data. Infografis tanpa sumber sulit dipercaya, padahal mencantumkannya hanya butuh satu baris kecil di bagian bawah gambar.

Setiap elemen desain infografis punya fungsi masing-masing, sehingga dari sejumlah pengembangan fasilitas dan pemakaian sarana desain infografis lebih lengkap selalu menggunakan jarak spasi.

Kesimpulan

Sejumlah konsep dari penggunaan elemen desain infografis bertujuan memberi tampilan lebih menarik ditambah lagi ada beberapa opsi tepat yang membuat tampilan desain lebih mudah dipahami semua pembaca.

Kalangan akademisi memiliki standar pembuatan infografis yang semuanya wajib menggunakan elemen dasar yang berguna dan seringkali dibuat dengan software tertentu.

Meskipun cukup rumit dalam pembuatan-nya, tetapi sekarang ada banyak aplikasi yang bisa memberi kemudahan dengan berbagai akses tampilan huruf dan grafis seperti Canva. Anda juga bisa cek referensi “8 Website Gratis Untuk Membuat Infografis“.

Sekian pembahasan dari Makin Tahu mengenai elemen yang harus dicantumkan pada desain infografis. Semoga kumpulan pembahasan mengenai infografis dapat memberikan Anda pengetahuan baru.

Gereggi Septino

Hi! Perkenalkan saya Gereggi, berprofesi sebagai SEO Specialist dan penulis untuk berbagai website dan salah satunya website Makin Tahu. Saya telah mengerjakan banyak artikel menarik dari berbagai kategori pembahasan. Semoga artikel di website ini mampu memberikan manfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk selalu support website ini dengan share artikel dan memberikan sumber link aktif!